Untuk
membuat sebuah jaringan berbasis system server-client ada beberapa hal yang
dibutuhkan :
- Kabel UTP
- Rj 45
- Switch/HUB
- CPU Server/Client
- Crimping tool
Pada contoh kali ini akan dibuat sebuah jaringan yang berisi
1 buah CPU sebagai Server dan 10 CPU sebagai
Client.
Untuk sebuah CPU yang berfungsi sebagai server, wajib diinstalkan
sebuah OS seperti Windows server 2003,novell netware ataupun OS yang berbasis
Linux Server. Dan untuk CPU yang akan berfungsi sebagai client wajib
diinstalkan sebuah OS seperti windows 98, windows 2000,windows Me, windows XP,windows
7 ataupun OS yang berbasis Linux.
Pada jaringan baru ini saya menggunakan windows server 2003
sebagai server dan windows xp sebagai client. Untuk dapat terhubung pada
windows server maka windows server tersebut harus harus membuat
setingan/mendaftarkan client yang akan terhubung dengan server tersebut mulai
dari pembuatan active direktori sampai pendaftaran client yang akan terhubung.
Untuk rangakaian fisik jaringan, setiap computer harus di
hubungkan secara langsung dengan menggunakan kabel UTP. Untuk jaringan ini
pengkabelan menggunakan system straight. System ini digunakan karena computer
tidak langsung berhubungan satu dengan yang lain melainkan menggunakan sebuah
perantara yaitu Switch atau HUB. Topology jaringan yang akan digunakan pada
jaringan ini adalah topologi star, topologi ini memiliki beberapa keunggulan
dimana apabila suatu jaringan station terganggu maka tidak terpengaruh dengan
station yang lain.
Adapun tahapan pembuatan jaringan sederhana berbasis system
server-client :
Siapkan computer yang berfungsi sebagai server,seting IP
address server tersebut menjadi 192.168.1.1 subnet mask 255.255.255.0 untuk
gateaway sesuaikan dengan IP dari modem. Kemudian seting aktif direktori,
Aktive direktori adalah sebuah direktori khusus yang menyimpan informasi
mengenai
objek yang ada dalam sebuah jaringan dan dapat membantu
membuat informasi tersebut
dapat dipergunakan oleh user. Jika tidak menginstal aktive
direktori, maka tidak akan
memberikan access kepada user dan tidak dapat melakukan
fungsi server dengan benar.
Aktive direktori users and computer berguna untuk mengatur
user dan komputer yang
terhubung dengan jaringan, selain itu juga berguna untuk
menambah user.
Setelah melakukan pembuatan aktif direktori hal berikutnya
yang dilakukan adalah penyetigan DHCP hal ini dilakukan agar setiap client
mendapatkan IP secara otomatis, jadi tidak perlu penyetingan secara manual pada
sisi client. Kemudian dilakukan penyetingan user dan computer hal ini dilakukan
karena setiap client yang akan tersambung ke jaringan wajib memiliki account.
Pengaturan user and Computer bertujuan
untuk memberikan keamanan untuk sistem jaringan serta
server. Kemudian berturut-turut penyetingan domain controller security, domain
security police.
Untuk sisi client agar dapat berhubungan dengan client
komputer client harus masuk kedalam domain yang telah dibuat di komputer server
dengan cara menklik start-klik kanan my computer-properties-computer
name-change ID-
masukkan nama domain yang telah dibuat di server. Kemudian masukkan id user dan
password server agar dapat terhubung dengan server.
Untuk penyambungan secara fisik sambungkan kabel UTP pada
komputer server ke switch yang telah disediakan begitu juga dengan 10 komputer
lainnya,